Padang-AT-- Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Padang
menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans pada Pemerintah Kota
(Pemko) Padang. Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah menyambut hangat
sumbangsih PDAM tersebut. Namun, walikota terus mendorong PDAM agar
terus meningkatkan kinerja dalam pelayanan.
“Penyerahan bantuan ambulans ini sangat berarti bagi warga Kota Padang.
Selain itu, bantuan serupa ini menjadi wu wujud berbagi dan
melaksanakan kewajiban bagi PDAM.
Yakinlah, dengan berbagi, PDAM akan mendapatkan balasan keberhasilan
dan prestasi yang lebih baik,” ucap Mahyeldi dalam Apel Pagi di halaman
kantor PDAM Kota Padang, Jumat (19/2).
Dilanjutkannya, dengan menyalurkan bantuan yang bermanfaat kepada
masyarakat, masyarakat diharapkan semakin bermurah hati dan mau
bekerjasama dengan pemerintah dalam pembangunan. Sehingga,
kelapangan-kelapangan dalam menyelesaikan pekerjaan juga dapat
dirasakan oleh PDAM secara khususnya.
“Meskipun telah menyerahkan bantuan, bukan berarti layanan dikurangi
kualitasnya. Saya meminta PDAM menerapkan dan memertahankan layanan quick response (respon cepat) atas setiap keluhan yang disampaikan pelanggan,” pesannya lagi.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur PDAM Kota Padang Muswendri Evites
mengatakan, selain menyerahkan bantuan ambulan kepada Pemko Padang yang
pengelolaannya diserahkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota
Padang, PDAM juga telah menjalin MoU dengan Baznas untuk saling bersinergi.
“Pada kesempatan ini kami juga menyerahkan sumbangan tetap dari PDAM
kepada LPM Kuranji sebesar Rp7,2 juta. Sedangkan Baznas juga
menyerahkan bantuan rehab rumah sebesar Rp10 juta untuk salah satu
petugas PDAM Kota Padang yang tinggal di dekat sumber air,” katanya.
Muswendri juga mengatakan, PDAM Kota Padang rutin menyalurkan zakat
karyawan PDAM pada Baznas Kota Padang dengan jumlah mencapai Rp33 juta
setiap bulannya. “Soal zakat telah disosialisasikan kepada karyawan
PDAM. Dalam setahun itu lebih dari Rp350 juta zakat yang kami bayarkan,”
imbuhnya lagi. (h/isq/ic)