Padang-AT- Dua kesebelasan yang bertajuk laga amal untuk korban bencana banjir bandang yang
melanda Kab. Solok Selatan dan Kab. Limapuluh Kota tidak menyurutkan
semangat kedua tim "urang awak" PSP Padang dan Semen Padang FC untuk
tampil menyerang.
Terbukti di menit-minit awal, kedua
kesebelasan saling jual beli serangan. Semen Padang FC dan PSP Padang
sama-sama menampilkan skuat terbaik mereka. Hal itu cukup mengibur
penikmat sepakbola yang menyaksikan langsung di Stadion H. Agus Salim,
Padang, Sabtu (20/2) malam itu.
Walaupun digempur
terus-menerus oleh Semen padang FC tidak menggoyahkan lini pertahanan
PSP Padang yang dikawal ketat oleh Antonio Toyo Claudio itu. Babak
pertama pun masih belum ada gol yang tercipta. Skor masih kacamata 0-0.
Sempat
terjadi insiden tekel keras Irsyad Maulana kepada Tommy Pranata yang
mengakibatkan diusirnya pemain dengan nomor punggung 88 itu oleh
pengadil lapangan pada menit-menit akhir babak pertama.
Pada
babak ke-2, karena asyik menyerang Semen Padang FC harus kecolongan
lewat gol yang dilesakkan oleh Oktavianus pada menit ke 48.
Tak
perlu waktu lama bagi Semen Padang FC untuk menyamakan kedudukan. Pada
menit ke 51 Vendry Mofu berhasil mencoploskan bola akibat kemelut yang
terjadi di depan gawang yang dijaga Syabilul Rasyad. Skor pun berubah
menjadi 1-1. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-1 tetap tidak
berubah. (jk/MN/IC)