![]() |
| Mendagri Tjahjo Kumolo |
"Semua dilakukan
serentak, kecuali untuk Kalimantan Tengah yang melantik Mendagri karena
pejabat gubernurnya masih Plt," kata Tjahjo, Jumat, 5 Februari.
Tjahjo mengatakan
pelantikan bupati dan wali kota beserta para wakilnya ini dilakukan
setelah pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur seluruh Indonesia
dilakukan pada 12 Februari 2016 di Istana Negara.
Dia mengatakan
setelah dilantik para wali kota dan bupati akan diundang ke Jakarta
untuk mendengarkan arahan Presiden, Menko terkait, KPK, BIN dan lain
sebagainya. Ini perlu dilakukan supaya pola pikirnya komprehensif.
Setelah itu mereka akan mengikuti diklat di Lemhanas.
Sementara itu bagi
para kepala daerah yang masih menjalani sidang sengketa, baru akan
dilakukan pelantikan secara serentak pada Maret 2016.
Untuk kepala daerah
terpilih yang ditetapkan sebagai tersangka dan terindikasi melakukan
praktik korupsi, politik uang hingga ijazah palsu, tetap akan dilantik,
dan apabila yang bersangkutan ditetapkan sebagai terdakwa maka
jabatannya akan langsung dicabut.(AT)
