Shofwan mengatakan, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah
bersama MDMC Sumbar yang didampingi angkatan muda Muhammadiyah Sumbar
menyalurkan bantuan berupa tas sekolah, pakaian layak pakai, kain
sarung, busana muslim, beras dan indomie 3 dos, kepada korban kebakaran
yang terjadi pada Ahad, 22 Februari 2016 lalu.
"Baru baru ini
di RT II RWVII Kelurahan Aunduring ini, ada musibah yang menimpa satu
unit rumah di Kelurahan Aunduring milik dari Edinul. Tapi itu semua ada
hikmahnya," kata Shofwan.
Dia meminta warga yang terkena musibah, supaya tetap bersabar menghadapi ujian yang menimpanya.
Shofwan berharap, para korban kebakaran dapat segera keluar dari kesulitan dan mendapat solusi terbaik untuk mengatasi persoalan yang kini dihadapi.
Shofwan berharap, para korban kebakaran dapat segera keluar dari kesulitan dan mendapat solusi terbaik untuk mengatasi persoalan yang kini dihadapi.
Katanya, kedatangan Muhammadiyah Sumbar
merupakan bentuk kepedulian Muhammadiyah kepada korban bencana, MDMC
Sumbar sudah bergerak menyalurkan bantuan di daerah banjir belum lama
ini dan kali ini turut meringankan berduka atas musibah yang melanda
Edinul dan keluarga kerena baru ditimpah musibah kebakaran pada ahad
lalu.
Muhammadiyah Sumbar melakukan hal tersebut karena
komitmennya untuk Basamo untuk peduli bencana. Keluarga besar
Muhammadiyah Sumbar turun langsung ke daerah bencana.
"Semua orang beriman pasti mendapat ujian. Jadi kita perlu bersabar menghadapi ujian yang AllahSWT berikan," katanya.
Pada
kebakaran pekan lalu itu, kobaran api hanguskan satu unit rumah warga
Kelurahan Aunduring, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang.
Satu
rumah korban mengalami kerugian sebesar Rp200 juta rupiah, beruntung
tidak ada korban jiwa. Satu unit rumah yang mengalami kebakaran tersebut
merupakan milik Edinul (50).
"Saya harap bantuan sekedarnya
ini bisa bermanfaat untuk korban kebakaran untuk menyambung hidupnya
sementara. Saya meminta Pemerintah Kota Padang bisa secepatnya melakukan
aksi bedah rumah dan menyalurkan bantuan," tandas Ketua Pemuda
Muhammadiyah Sumbar, Muhayatul
Edinul (50) mengucapkan terima
kasih atas kedatangan PWM Sumbar dan Angkatan muda MUhammadiyah Sumbar
yang dengan ikhlas menyalurkan bantuan logistik dan peralatan sekolah.
"Kami
tidak tahu semua begitu cepat api cepat menyambar rumah pada ahad siang
itu sekitar pukul 12.30wib, kami terjaga ketika anak kami menangis
karen kepanasan," ujar Edinul yang sekarang tingga di tenda darurat
Kemensos RI itu. (RI/MN)