Padang,AT – Walikota Padang H. Mahyeldi Dt Marajo melepas kontingen pramuka
Kota Padang menuju Jambore Nasional X di Jakarta. Bertempat di Palanta rumah
dinas walikota di jalan A. Yani, Selasa (9/8), Mahyeldi menyalami masing-masing
peserta dan berpesan.
“Bagi peserta, jadikanlah Jambore Nasional ini sebagai ajang bagi adik-adik
dalam menggali kemampuan serta menambah wawasan dan kompetensi diri,” ujar
walikota.
Lebih lanjut dipesankan walikota, peserta diharapkan untuk dapat menambah
wawasan selama mengikuti Jambore. Termasuk menambah kompetensi diri.
“Adik-adik merupakan pilihan dari sekian banyak anggota pramuka penggalang
di Kota Padang yang dipercaya sebagai duta pramuka. Untuk itu jagalah kesatuan
dan persatuan baik sesama peserta maupun dengan kakak pendamping, patuhi segala
aturan yang berlaku selama berada di Bumi Perkemahan, jaga kesehatan sekaligus
menjaga citra Kota Padang,” tukuknya.
Tidak saja kepada peserta, walikota juga berpesan kepada para pendamping
peserta Jambore Nasional Kota Padang. Walikota menginginkan para pendamping
dapat mencurahkan perhatian serta derma bhakti dengan tulus dan ikhlas kepada
peserta.
“Semoga apa yang telah diberikan kepada peserta menjadi bekal dalam
kehidupan,” ujar Mahyeldi.
Di sisi lain Walikota Padang mengatakan bahwa anak-anak yang mengikuti
pramuka lebih memiliki kompetensi diri dalam kehidupan. Menurutnya, anak-anak
yang mengikuti kegiatan kepramukaan pada umumnya menjadi anak yang santun,
sopan, disiplin, terampil dan berprestasi tinggi baik di sekolah maupun di
lingkungan masyarakat.
“Anak yang memiliki sikap tersebut tentunya menjadi harapan dan keinginan
seluruh orangtua. Karena itu kami minta dukungan seluruh orangtua dan wali
murid untuk memberikan kesempatan kepada anak-anak kita untuk ikut aktif dalam
kegiatan kepramukaan,” imbaunya kepada seluruh orangtua dan wali murid yang
hadir dalam kesempatan itu.
Sementara itu, Sekretaris Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Kota Padang
Tamrizal Dt Gadang mengatakan dalam Jambore Nasional X di Jakarta, sebanyak 40
kontingen diboyong. Mereka akan mengikuti Jambore selama seminggu penuh di
Jakarta mulai 14 – 21 Agustus ini. “Setelah dilepas, kontingen bertolak menuju
Kabupaten Dharmasraya untuk kemudian mengikuti pelepasan bersama daerah lain,”
ungkapnya.(hms/ic)