Padang,AT – Syekh Chalid Al Hamudi yang berkunjung ke Padang beberapa waktu
lalu akhirnya menepati janjinya. Pemuka agama Islam asal Arab Saudi sekaligus
penasehat badan dakwah internasional ini mengundang Walikota Padang H. Mahyeldi
Dt Marajo beserta istri untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun ini.
“Tadi Syekh Chalid Al Hamudi menelpon saya dan menyampaikan bahwa Insya
Allah saya dan istri diundang untuk beribadah haji
tahun ini,” terang Mahyeldi di ruang kerjanya di Balaikota Padang, Selasa (9/8)
sore.
Dalam percakapan pertelepon itu, Syekh Chalid Al Hamudi meminta langsung
kepada Walikota Padang untuk mengirimkan fotocopy paspor yang dimiliki.
Walikota Padang kemudian menyanggupi dan akan mengirimkannya secepatnya.
“Mohon doa dari warga Kota Padang dan Sumatera Barat, mudah-mudahan
keberangkatan kami bisa memantapkan diri kami dalam meningkatkan keimanan dan
memantapkan langkah pembangunan Kota Padang ke depan,” harap walikota.
Walikota Padang mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada Syekh Chalid Al
Hamudi beserta para ustad di LIPIA, ulama, termasuk kedutaan besar Arab Saudi
yang selama ini telah berperan besar dalam memuluskan niat mulia tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kota Padang dan keluarga, kami mengucapkan terimakasih
kepada Syekh Chalid Al Hamudi yang telah memberi peluang saya dan istri untuk
melaksanakan ibadah haji,” sebutnya.
Jadi Imam Shalat di Arab Saudi.
Disinggung tentang peluang menjadi imam shalat di Arab Saudi, Walikota
Padang menyebut bahwa hal ini bisa saja terjadi. Namun begitu, Mahyeldi
menyebut bahwa untuk menjadi imam di Masjidil Haram maupun Makkah atau salah
satu masjid di Arab Saudi bukanlah orang yang sembarangan.
“Untuk jadi imam di sana mesti punya kelebihan, ilmu, syariah, akhlak
kepribadian dan penguasaan ilmu Alquran. Saya belum penuhi itu. Mudah-mudahan
Allah SWT memberikan yang terbaik bagi kita semua,” pungkasnya.(hms/ic)