Padang,AT -
Sebagai gambaran, pembangunan Kota Padang selama tujuh tahun telah membaik
pascagempa 2009. Hal ini sesuai dengan visi misi walikota periode ini. Namun
tidak dapat dipungkiri, masih banyak persoalan yang belum terselesaikan.
Ia juga menyampaikan, Pemko Padang senantiasa
terus melakukan evaluasi hasil kerjanya, dan masyarakat hendaknya turut serta
dalam percepatan pembangunan kota Padang.
“Sejalan dengan itu DPRD Padang sebagai mitra
Pemerintah Kota Padang juga akan terus mendorong pemko untuk komit, dan
konsisten dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” katanya.
Sementara Walikota Padang, Mahyeldi dikesempatan
itu menyampaikan, secara umum sangat banyak orientasi pembangunan di daerah
ini, termasuk setelah ditetapkan sebagai metropolitan palapa, dan masih ada
tantangan-tantangan terkait masalah perkotaan.
Ia juga menyebutkan, hingga akhir tahun 2016
Pemerintah Kota Padang akan menyelesaikan 241,35 Kilometer jalan dari 325,288
Kilometer yang telah direncanakan. Dan selanjutnya jalan tersebut ditargetkan
dapat diselesaikan hingga tahun 2018.
“Setelah betonisasi selesai, maka perekonomian
warga Padang diharapkan juga akan meningkat karena akses jalan mereka menjadi
lebih mudah,” katanya.
Dikesempatan itu juga diserahkan penghargaan
kepada 10 tokoh masyarakat yang dinilai berkontribusi dalam pembangunan Kota
Padang.
Kesepuluh tokoh tersebut adalah Irman Gusman,
Ketua DPD RI (Bidang penghargaan pendidikan), Basril Jabar, Pemilik Media
(Bidang penghargaan penggerak koperasi dan UMKM), Benny Wendry, Dirut PT Semen
Padang (Bidang penghargaan sosial dan kemasyarakatan), Amran, Pemilik RS Siti
Rahmah (Bidang penghargaan kesehatan), dan Widyarman Setiadi Rasman (Bidang
penghargaan kemanusiaan/PMI), Mina Dewi Sukmawati (Bidang penghargaan
lingkungan hidup).
Pemberian penghargaan pada tokoh masyarakat Kota
Padang itu sesuai dengan Surat Keputusan Walikota Nomor 310 Tahun 2016 tentang
tokoh masyarakat dalam rangka hari jadi Kota Padang ke-347, dan mulai berlaku
sejak ditetapkan pada 5 Agustus 2016.
Selanjutnya, 10 tokoh tersebut disematkan pin
emas berlogokan pemerintah Kota Padang. Penyematan pin emas itu langsung
dilakukan oleh Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno didampingi Walikota Padang,
Mahyeldi, Wakil Walikota, Emzalmi, Ketua DPRD Padang, Erisman, dan para Wakil
Ketua DPRD Padang. (ar/m/ic)