Padang,AT - Banyak
yang beranggapan, bila sesuatu telah menjadi sampah, tidak akan bisa diolah
lagi. Anggapan ini justru tidak berlaku di Kota Busan, Korea Selatan. Di negara
tersebut, sampah bisa diolah kembali dan justru bermanfaat oleh warga setempat.
"Di sana, sampah mampu menjadi energy listrik,"
kata Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo usai mengunjungi negara tersebut,
kemarin.
Dikatakan Walikota, pemerintah kota Busan memang serius
dalam menjadikan sampah sebagai energy listrik. Bahkan menjadi sebuah keharusan
bagi mereka. Sampah warga sebanyak 400 ton sehari dikumpulkan di suatu tempat
untuk kemudian diolah sehingga akhirnya mampu menghasilkan energi listrik
sebesar 800 Mw.
"Mereka sudah memilah sampah dari sumber sampah
(warga). Sampah yang telah dipilah itu baru dimasukkan ke dalam tempat
sampah," ujar Walikota.
Bila Kota Padang ingin energy listrik terjamin seperti
Busan, warga Kota Padang mesti penuh kesadaran dalam melakukan pemilahan
sampah. Sampah yang dibawa ke TPS tidak lagi bercampur.
"Kalau memang ingin jalankan seperti itu, sampah harus
dipilah di rumahtangga dan kemudian di TPS. Pemilahan sampah di sumber sampah
harus dilakukan. Kalau sampah masih bercampur antara sampah restoran dengan
sampah lainnya tentu tidak akan bisa berjalan," kata Mahyeldi.
Walikota menyebut, dalam mewujudkan hal tersebut seluruh
warga harus benar-benar serius. Sebab, keseriusan yang dilakukan pemerintah
kota Busan bersama warganya dapat terbukti hingga saat ini. Dimana ketersediaan
tenaga listrik di negara tersebut dapat terjamin.
Dalam memenuhi undangan dari Walikota Busan, Korea Selatan
itu, Walikota Padang bertemu langsung dengan Walikota Busan, Hur Nam Sik.
Rombongan Walikota Padang bersama Asisten III Corri Saidan, Kepala Dinas
Kebersihan dan Pertamanan, Afrizal Khaidir dan Kabag Hukum Setdako, Syuhandra
dijamu hangat. Pada kesempatan itu juga dilakukan saling tukar cenderamata.
Pada
kesempatan lain, Walikota Padang juga melakukan presentasi tentang pengelolaan
sampah di Kota Padang di depan Presiden Direktur of Cogen Co.Ltd, Eo Ruel.
Mendengar presentasi Walikota Padang tersebut, Eo Ruel kemudian kepincut untuk
membantu Kota Padang mengelola sampah menjadi energy listrik. Apalagi potensi
sampah Kota Padang cukup besar yakni 500 ton perhari sehingga sangat cocok
dibangun power plan pembangkit tenaga listrik. Saat itu juga dilakukan
penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antar yang
bersepakat.(Charlie/Mursalim)