Padang,AT - Banjir yang melanda sejumlah kawasan
di Kota Padang, Selasa (22/3/2016) lalu, tidak hanya menyebabkan rusaknya rumah
warga. Bendungan irigasi Koto Tuo di Kelurahan Koto Panjang, Koto Tangah jebol
dan mengalami kerusakan parah. Dampaknya, ratusan hektare sawah milik warga
tidak bisa dialiri dan terancam kekeringan.
Pantauan AT,
kerusakan bendungan tersebut cukup parah. Kondisi ini berdampak air yang masuk
dari sungai maupun yang keluar tidak berfungsi lagi. Kemudian, pasir dan
sedimen masuk ke saluran irigasi dan menyumbat saluran irigasi. Sebagian banyak
yang rusak akibat sungai yang mengalir di daerah tersebut meluap hingga
mengakibatkan bendungan irigasi rusak.
"Bendungan jebol
disebabkan hantaman derasnya air Batang Lubuk Minturun," kata Warman salah
seorang warga Koto Panjang, Rabu (23/3/2016).
Rusaknya irigasi Koto
Panjang dikhawatirkan sekitar 360 hektare sawah milik warga terancam tidak bisa
dialiri. Bahkan, puluhan hektare kolam terancam kekurangan pasokan air.
Menyikapi kondisi
ini, Ketua Komisi IV DPRD Padang, Surya Jufri Bittel mendesak Dinas PU bidang
SDA untuk segera mengambil langkah perbaikan.
"Harus segera
dilakukan pengerukan pasir dan sedimen yang menghambat saluran irigasi.Kemudian
melakukan perbaikan terhadap Bendungan dan irigasi di Koto Tuo,"
ungkapnya. (agb/ic)