| Irwan Prayitno didampingi Kadis Prasjaltarkim Sumbar, Suprapto melihat gambar maket pembangunangunan Gedung Asrama Mahasiswa Minang di Bogor |
Padang,AT - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno meninjau lokasi asrama
mahasiswa Minang di Bogor, Rabu (09/03). Turut hadir dalam peninjauan
ini Kepala Kantor Penghubung Sumbar Luhur Budianda, Kepala Dinas Prasjal
Tarkim Sumbar Suprapto, Kepala Biro Umum Sumbar Asben Hendri, Kepala
Biro Aset Novrial.
Gubernur Sumatera Barat menjelaskan bahwa Asrama ini dibangun awalnya
pada tahun 1962 oleh Yayasan Baringin. Namun, pada tahun 2013, tanah
tempat akan dibangunnya asrama tersebut dihibahkan kepada Pemerintah
Provinsi Sumatera Barat oleh Yayasan Peduli Masyarakat Minang Bogor.
“Untuk pembangunan asrama tersebut dilaksankan secara multi years,
yang dimulai dari tahun 2014, 2015 dan 2016,” sebut Irwan Prayitno.
| Gubernur Irwan Prayitno berdialog dengan mahasiswa |
Untuk pengelolaan asrama tersebut, dikelola oleh Kantor Penghubung
Sumatera Barat dalam hal pengayoman Sumber Daya Manusia (SDM) dan
pemeliharaan fisik asrama.
Kepala Dinas Prasjal dan Tarkim Sumbar Suprapto mengakatakan ,bangunan Asrama Mahasiswa Minang di Bogor mempunyai luas 1.284 m2,memiliki bangunan tiga lantai dan memilki fasilitas 49 kamar yang terdiri dari kamar putra dan putri.
“Untuk gedung asrama sudah selesai, namun ada beberapa bagian yang
dalam tahap pekerjaan, seperti mushalla dan taman. Semoga dengan adanya
gedung asrama ini menjadi solusi tempat tinggal bagi anak-anak kita yang
sedang menuntut ilmu disini,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Penghubung Sumatera Barat, Luhur
Budianda menceritakan tujuan awal pendirian adalah menangani masalah
kesejahteraan mahasiswa asal Sumatera Barat terutama masalah ekonomi dan
masalah pondokan bagi mahasiswa yang baru datang.
“Sejak awal pendiriannya sampai sekarang asrama ini telah melahirkan
ratusan alumni yang berkiprah di berbagai bidang profesi di tanah air”
ungkapnya.(Zardi/Indra Chan)