| Ilustrasi |
Padang,AT - Seorang bayi perempuan bernama Runi yang masih
berusia 18 bulan tewas karena dihanyutkan air setinggi 60 cm yang mengenangi
areal pekarangan rumah orang tua korban di Kelurahan Anak Air, Kecamatan Koto Tangah,
Kota Padang, pada Jumat (14/10) siang.
Menurut
orang tua korban Sesri mengatakan, hujan deras yang terjadi sejak Jumat (14/10)
pagi telah membuat rumahnya kebanjiran. Melihat rumahnya mulai dimasuki air,
ibu muda tersebut berusaha memindahkan motornya.
Disaat
yang bersamaan Runi, bayinya yang masih berumur 18 bulan saat itu sedang
terbaring di lantai rumah.
Namun
Sesri yang baru saja memindahkan motornya kaget dan panik ketika dirinya tidak
lagi melihat bayinya yang terbaring di lantai rumah. Dengan histeris Sesri
berteriak sehingga warga berdatangan.
Kepada
warga Sesri mengatakan bahwa bayinya hanyut dibawa aliran air yang memasuki
rumahnya. Mendengar Laporan Sesri, kontan warga sekitar berusaha mencari bayi
yang hanyut dibawa air banjir tersebut.
Tidak
lama beberapa waktu kemudian warga sekitar berhasil menemukan bayi Sesri
tersangkut diranting kayu sekitar 10 meter dari rumahnya.
Langsung
saja warga mengevakuasi bayi malang tersebut dan melarikannya ke rumah sakit
terdekat. Namun sayang tidak beberapa lama kemudian nyawa bayi tersebut tidak
dapat di selamatkan lagi. (IC)