Padang,AT – Walikota Padang, H.
Mahyeldi Dt Marajo, Minggu (22/5) meresmikan sebuah Mushala Nurul Irsyad yang berada
di jl Raya Dadok Tunggul Hitam Kelurahan Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah.
Mushala tersebut dibangun murni berkat swadaya masyarakat.
Walikota Mahyeldi menyambut baik kehadiran mushala tersebut. Ia mengatakan,
mushala memang harus ditakmilkan atau disemerakkan dengan shalat lima waktu,
shalat sunat dan berbagai kegiatan keagamaan dan
sesuatu yang positif bagi masyarakat.
“Untuk itu diharapkan pengurus Mushala Nurul Irsyad bisa mengoptimalkan shalat
lima waktu berjamaah, TPQ-TQA, didikan subuh, wirid mingguan, majelis taklim
dan sebagainya bagi masyarakat. Walaupun saat ini mushala kita ini masih
berukuran minimalis, semoga suatu saat nanti akan bisa diperbesar,” terang
Walikota di hadapan jamaah yang memadati peresmian mushala itu.
Wako melanjutkan, kepada pengurus mushala diharapkan betul-betul mengurus
dan mengembangkan fungsi mushala bagi masyarakat yang beragama islam.
Sebagaimana, masjid dan mushala merupakan salah satu media dalam membentengi
dan meningkatkan keimanan masyarakat khususnya bagi generasi muda.
“Jika ada seorang anak ketika masuk waktu shalat dia masih bermain, tertidur
dan malas disitu diharapkan peran orang tua di rumah membimbingnya. Oleh karena
itu, semoga hadirnya mushala ini akan semakin meningkatkan kualitas keimanan
dan akhlak masyarakat di sini ke depannya,” tukas Walikota yang juga seorang
ulama ini sembari meresmikan mushala.
Pengurus Mushala Nurul Irsyad, Yamidul Rizal menyampaikan, pembangunan
Mushala Nurul Irsyad tersebut diawali dengan kesepakatan warga dari 4 RT yang
berjumlah lebih kurang 600 KK. Mushala itu dibangun di atas tanah wakaf seluas
420 m3. Dengan luas bangunan 12x12 m3 yang isinya 10x10 m3.
“Pembangunan mushala ini diawali dari peletakan batu pertama sejak 30 Maret
2014 lalu. Alhamdulillah, berkat seluruh daya dan upaya masyarakat yang bahu
membahu, mushala tersebut akhirnya terbangun.
Alhamdulillah, pembangunan mushala ini pas tidak lama lagi masuknya bulan
Ramadhan. Sehingga warga menjadi dekat untuk beribadah khususnya shalat lima
waktu," ungkapnya. (hms/ic)
