Padang,AT - Rapat Umum pemegang Saham (RUPS) PT Semen Padang yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (11/5/2016) memutuskan perubahan susunan Direksi dan Komisaris Perseroan.
Prof. Saldi Isra ditetapkan sebagai Komisaris Utama menggantikan Letjen TNI (Purn) Djamari Chaniago, Wiztian Yoetri, anggota Komisaris, menggantikan Basril Basyar. Sementara  Indrieffouny Indra ditetapkan sebagai Direktur Produksi menggantikan Agus Boing Nurbiantoro.
Susunan pengurus Direksi PT Semen Padang yang baru terdiri dari Benny Wendry (Dirut), Tri Hartono Rianto (Direktur Keuangan), Pudjo Suseno (Di­rek­tur Komersial), dan Indrieffouny Indra (Direktur Produksi). Sedangkan susunan komisaris terdiri dari, Saldi Isra (Komisaris Utama),  Suharto (Komisaris),  Eddy R. Rasyid (Komisaris), dan Wiztian Yoetri.
Saldi Isra merupakan  Guru Besar Hukum Tata Negara di Universitas Andalas Padang. Namanya tidak asing lagi bagi masyarakat Sumatera Barat. Saldi juga merupakan calon Menteri Hukum dan HAM dalam Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo.
Pria kelahiran Paninggahan, Junjuang Siriah, Kabupaten Solok, 20 Agustus 1968 ini dikenal sebagai aktivis antikorupsi dan penulis. Dia sering tampil dalam berbagai diskusi tentang Ketatanegaraan.
Sementara itu, anggota komisaris yang baru, Wiztian Yoetri, merupakan salah satu wartawan senior di Sumatera Barat. Pria kelahiran Pariaman, 30 Mei 1962 ini pernah menjabat Pemimpin Redaksi Ha­rian Padang Ekspres (Jawa Pos group), dan Pemimpin Umum POSMETRO Padang.
Sebelum bergabung dengan Jawa Pos Group, Wiztian Youtri yang akrab dipanggil Cici adalah wartawan Harian Semangat. Ia memulai karir jurnalistik di Harian Haluan Padang pada awal tahun 80-an. Wiztian pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Sumatera Barat.
Wartawan, khususnya anggota PWI Sumatera Barat tentunya bangga dan bersyukur. Setelah Basril Basyar yang juga Ketua PWI Sumatera Barat mengakhiri pengabdiannya sebagai Komisaris PT Semen Padang, penggantinya juga dari kalangan wartawan. 
Kita mengucapkan selamat kepada para komisaris dan direksi baru PT Semen Padang, semoga dapat mengemban amanah dengan baik untuk kemajuan perusahaan yang menjadi kebanggan masyarakat Su­matera Barat.
Kita tentunya berharap, di tangan komisaris dan direksi baru, PT Semen Padang bergerak lebih maju, meski tanta­ngan ke depan sangat berat.
Kita tahu, persaingan pasar semen saat ini sangat kompetitif. Bukan hanya Semen Padang, tahun 2016 ini menjadi tahun penuh tantangan bagi industri semen nasional. Ini seiring dengan makin marak­nya pemain baru menghiasi persaingan industri semen nasional. 
Semen-semen dari Jawa juga merambah pasar Sumatera Barat. Tapi dengan  kualitas produknya, Semen Padang tentunya tetap menjadi pilihan utama konsumen.
Di tengah tantangan berat, selama tahun 2015, PT Semen Padang sukses meningkat­kan efisiensi di berbagai sektor. (HLN/IC)
 
Top