Padang,AT - Buku memiliki makna tersendiri oleh seorang penulis, bahkan sebuah buku dirancang dengan pemikiran yang baik sehingga menghasilkan sesuatu yang sempurna. Hal itulah yang memotivasi Kepala Dinas Prasaran Jalan Tata Ruang dan Pemukiman (Prasjal Tarkim) Sumbar Ir. Suprapto dengan menggandeng dua rekannya yakni Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Prasjaltarkim Sumbar Ir.Indrajaya dan Dosen Universitas Andalas (Unand) Prof. Dr. Elfindri menerbitkan buku dengan judul “Infrastruktur Untuk Potensi Ekonomi”.
     Turut hadir dalam acara launching buku, Jum’at (20/50 itu, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Kepala Dinas Perkebunan Fajaruddin, Kepala Dinas Pariwisata Burhasman, Kepala Dishubkominfo Amran, Kepala Dinas Sosial Abdul Gafar, Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar Asben Hendri, dan Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Irwan, serta jajaran PNS di lingkungan Dinas Prasjaltarkim Sumbar.
     Menurut Suprapto saat launching buku di KantorDinas Prasjaltarkim Sumbar itu, buku yang diterbitkan merupkan edisi pertama dan telah dirancang selam 1,5 tahun, walaupun di tengah kesibukannya sebagai Kepala Dinas Prasjaltrakim Sumbar.
     Buku Suprapto ini berisikan tentang trik suskses membangun infrastruktur baik itu jalan ,kawasan wisata, rekonstruksi pasaca gempa dan menyiapkan sumber daya manusianya. Karena upaya pembangunan infrastruktur tidak semudah yang dibayangkan, bukan hanya terkandala biaya  tetapi juga ketersediaan jalan dan cara mendapatkan relative rumit dan berliku. Ketika beberapa faktor tersebut diolah dan diupayakan proses manajemen, maka hal yang tidak mungkin dapat terwujud.
     “Buku ini menceritakan pengalaman dan memuat lika-liku pembangunan infrastruktur, sehingga dapat dibaca dan menjadi warisan akademik populer yang dapat menjadi inovasi,pembaharuan serta inspirasi,” tuturnya.
     Dia menambahkan,buku ini dicetak sekitar 5000-an,serta penulis juga mengucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah banyak membantu dalam bentuk buku ini hingga terwujud.
     Dosen Unand Elfindri mengatakan, buku yang terdiri dari 192 halaman tersebut dapat menginspirasi dalam melaksanakan pembangunan infrastruktur. Ketersediaan dan kualitas infrastruktur mempengaruhi hamper semua aspek kehidupan. “Karena itu, infrastruktur menjadi salah satu fokus pemerintah. Kami telah bertahun-tahun bergelut dalam bidang ini dan ingin membagi pengalaman melalui buku,” harapnya
     Sementara Kabid Jalan dan Jembatan Dinas Prasjaltarkim Sumbar, Indrajaya yang juga penulis buku mengatakan, dalam buku tersebut juga mencoba untuk memberikan trik sukses dalam membangun infrastruktur jalan ,kawasan wisata, rekonstruksi pascabencana bagaimana menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung pembangunan.
     Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim menilai, buku tersebut dapat digunakan untuk kepentingan pembangunan Sumbar. “Buku ini sangat penting sebagai referensi dalam pembangunan yang akan dilakukan,” harapnya.
     Sementara Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam acara itu menyampaikan, menulis buku itu mudah asalkan ada kemauan, selama ini yang menjadi penghambat adalah rasa takut , tidak percaya diri dan takut tidak sempurna. Agar dipermudah dalam menulis buku adalah dengan cara mencatat setiap ide yang muncul dipikiran. “Ide-ide tersebut bias muncul dari setiap kita berdialog, pengalaman kerja, jadi bisa diartikan bahwa yang biasa menulis buku bukan hanya bergelar professor atau doctor,” ujarnya.
     Dengan dapat melahirkan karya berupa sebuah buku, sehingga dapat dibaca orang lain akan sangat bermanfaat dalam berbagi ilmu serta pengalaman berharga. Sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi orang lain,” pungkasnya.(**)
 
Top