Padang,AT – Bulan suci Ramadhan sudah semakin dekat, tinggal hitungan hari.
Selain menahan hawa nafsu, Ramadhan juga menjadi bulan untuk mencari amal
ibadah sebanyak-banyaknya.
Agar Ramadhan lebih semarak, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di
Pemerintah Kota Padang diharapkan untuk mampu menjadi pelopor (pioneer). Hal
ini diungkapkan Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo usai membuka penilaian
kompetensi camat di Kecamatan Padang Barat, Selasa
(17/5).
“ASN kita harapkan menjadi pioneer dalam menyemarakkan Ramadhan kali ini,”
ungkap Walikota.
Sepanjang Ramadhan, cukup banyak agenda dan program yang akan dijalankan. Ke
semua agenda yang telah dijadwalkan Pemko Padang pada bulan puasa itu
diharapkan Walikota agar dapat disosialisasikan ASN kepada seluruh warga.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Padang, Al
Amin menyebut bahwa untuk menyemarakkan Ramadhan kali ini akan dilaunching
“Pesantren Ramadhan 1437 H”. Kegiatan ini akan dibuka Walikota Padang pada 2
Juli nanti di Lapangan Imam Bonjol, Padang.
“Cukup banyak kegiatan pada saat launching tersebut,” ujarnya.
Dalam launching Pesantren Ramadhan 1437 H kali ini, akan diserahkan insentif
bagi guru TPQ/MDA. Dana insentif diberikan kepada 4 ribu guru. “Total insenstif
yang diberikan sebanyak Rp 5,5 miliar,” terang Al Amin.
Tidak hanya itu, Al Amin juga menyebut bahwa Imam Masjid juga kebagian dana
insentif. Sebanyak 200 Imam Masjid mendapatkan dana tersebut dari Pemko Padang.
“Kita menyiapkan dana bagi Imam Masjid sebanyak Rp 120 juta,” ujarnya.
Tim Ramadhan.
Pada Ramadhan kali ini Pemerintah Kota Padang kembali menurunkan tim ramadhan.
Sebanyak 72 masjid dan mushala yang ada di Kota Padang akan disambangi.
Al Amin merinci bahwa pada tahun ini, sebanyak 33 masjid akan disinggahi tim
ramadhan Pemko Padang. Sedangkan 33 mushalla dikunjungi tim ramadhan kecamatan.
“Tiga masjid dan tiga mushalla lagi dikunjungi tim ramadhan KNPI Kota Padang,”
tukas Al Amin.
Tim Ramadhan akan mulai bersafari pada 13 Juni nanti dan berakhir pada 29
Juni. Nantinya akan diserahkan bantuan bagi tempat ibadah yang disinggahi tim
ramadhan. “Masjid akan mendapat Rp 15 juta, sedangkan mushalla diberi bantuan
sebesar Rp 10 juta,” ungkap Al Amin.
Dalam menyemarakkan Ramadhan kali ini, enam kegiatan dilakukan. Diantaranya
seperti pesantren ramadhan, singgah sahur, cerdas cermat, tabligh bersama,
serta shalat Ied. “ASN kita harapkan aktif agar Ramadhan kali ini lebih semarak
dengan terlibat dalam setiap kegiatan ramadhan di masing-masing tempat mereka
berdomisili,” harap Al Amin mengakhiri.(hms/ic)
