“Biarlah
uang pemerintah banyak keluar dan merugi, asalkan uang rakyat banyak,” sebut
Mahyeldi kemarin.
Walikota berpendapat begitu
karena menurutnya dengan banyaknya tamu yang datang ke Padang, otomatis
pergerakan ekonomi semakin kencang. Pedagang akan ketiban pulung karena banyak
yang berbelanja.
“Jika coba dikalkulasikan, kita
taruh saja tamu yang datang ke Padang sebanyak 15 ribu orang, masing-masing
berbelanja minimal 200 ribu sehari, jumlahnya bisa miliaran rupiah perhari,”
terang Mahyeldi.
Sejak hari pertama Porprov XIV
ditabuh, tamu dari kabupaten / kota sudah berdatangan. Ini terlihat dari
banyaknya kendaraan dengan seri plat nomor kendaraan luar Kota Padang.
Sisi lain, Walikota Padang
berkeinginan Porprov yang dituan rumahi Padang menjadi helat olahraga terbaik
di Sumatera Barat.
“Kita ingin lebih baik, karena
ini helatnya Padang,” katanya.
Walikota mengucapkan
terimakasih kepada pihak sekolah yang telah menyiapkan sekolahnya sebagai
tempat penginapan bagi atlet porprov. Begitu juga kepada kepala sekolah yang
telah mengajak orangtua murid agar berpartisipasi pada Porprov XIV.
Untuk menggelar Porprov di
Padang, dianggarkan dana cukup besar. Dengan harapan Porprov berjalan dengan
baik dan kontingen seluruh kabupaten/kota merasa nyaman saat di Padang.
“Porprov bukan kegiatan Pemko Padang semata, akan tetapi juga masyarakat
Kota Padang,” sebutnya.(hms)