Padang,AT -
Walikota Padang, H. Mahyeldi Dt Marajo membezuk mantan Gubernur Sumatera
Barat, Hasan Basri Durin yang terbaring sakit di RS Medistra, Jakarta
Pusat, Selasa (19/4). Walikota mendoakan kesembuhan Hasan Basri Durin
yang sudah cukup lama dirawat karena mengalami pendarahan di otak.
Pagi itu, sekira pukul 09.00 Wib, Walikota mendatangi ruang rawat inap
RS Medistra. Saat itu Walikota bertemu langsung dengan Aditia, putera
bungsu Hasan Basri Durin. Saat masuk ke ruang rawat inap tersebut,
Hasan Basri Durin terlihat tidur mengenakan pakaian putih milik RS
Medistra.
"Kalau siang, Bapak tidur. Tapi kalau malam, mata Bapak terbuka, namun tidak bisa bicara," kata Aditia kepada Walikota Padang.
Ketika itu pula, Walikota Padang memegang tangan Hasan Basri Durin.
Sambil membaca salam, Walikota membisikkan namanya kepada Hasan Basri
Durin. "Ambo Mahyeldi, Pak," ujar Walikota sambil setengah berbisik.
Saat itu pula Hasan Basri Durin merespon ucapan salam dari Walikota
Padang. Seketika mata mantan Gubernur Sumbar itu terbuka sambil
menggerakkan jari tangannya.
"Beliau merespon dengan baik,
semoga beliau cepat sembuh. Kita mintakan doa dari seluruh warga Kota
Padang untuk kesembuhan beliau," sebut Walikota.
Di sela-sela
membezuk itu, Walikota berbincang-bincang dengan Aditia. Mahyeldi
menyebut bahwa dirinya terakhir bertemu dengan Hasan Basri Durin pada
saat serah terima jabatan antara Plt Gubernur Sumbar dengan Gubernur
Sumbar terpilih di Auditorium Gubernuran, dua bulan lalu. "Saat itu kami
bersalaman cukup lama. Beliau juga memberikan masukan-masukan tentang
Kota Padang ke depan," tutur Walikota kepada Aditia.
Aditia juga menyebut bahwa ayahnya sudah dirawat di RS Medistra sejak 21 Maret 2016.
Hasan Basri Durin sempat dirawat di ICU RS Medistra selama dua minggu. "Mohon doa untuk kesembuhan Bapak," ujar Aditia.(hms/ic)
Hasan Basri Durin sempat dirawat di ICU RS Medistra selama dua minggu. "Mohon doa untuk kesembuhan Bapak," ujar Aditia.(hms/ic)